Foto diatas adalah tumpukan ID Card atau tanda pengenal yang saya dapat dari berbagai acara. Well, as you know, bidang yang saya geluti kebanyakan berhubungan dengan berbagai acara, baik itu acara musik, film, seminar, pameran workshop dan lainnya.
Namun, ID yang paling berharga dari puluhan ID yang saya dapat adalah ID yang terpampang paling depan sendiri diantara tumpukan ID tersebut. ID itu adalah ID yang saya dapat dari tempat saya bekerja selama kurang lebih 3 bulan di pertengahan tahun 2007.
Sebuah event internasional yang datang mungkin 20-30 tahun sekali ke negara kita, Indonesia. Event itu adalah AFC Asian Cup atau dalam bahasa Indonesianya, Piala Asia. Sebuah turnamen sepakbola antara negara-negara di kawasan Asia memperebutkan gelar Piala Asia. Pada tahun 2007 lalu, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah bersama 3 negara Asia Tenggara lainnya. Bersama Malasyia, Thailand dan Vietnam, Indonesia menggelar hajatan terbesar bangsa Asia tersebut. Kalau mau disetarakan turnamen Piala Asia sama dengan turnamen Piala Eropa, atau biasa disebut European Cup.
Selain Indonesia sangat jarang mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah event internasional, di kala itu posisi saya di turnamen itu adalah Protocol Assistant, yang ternyata setelah dijalani, adalah posisi terenak dalam sebuah event berkelas internasional seperti itu. Bayangkan saja, tugas saya adalah menjemput tamu VIP di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kemudian mengantarnya dengan mobil-mobil sekelas Toyota Camry menuju hotel yang mereka inapi sambil sesekali menemani berbincang. Selain tugas itu, satu lagi tugas saya adalah mengantar para tamu VIP dari hotel menuju tempat pertandingan, stadion Gelora Bung Karno, dan sudah pasti tempatnya berada di VIP Box. Guess what? Ya, saya ikut menemani mereka menonton dari VIP Box tersebut.
Itulah mengapa ID itu begitu berharga untuk saya, selain “berharga mahal” karena dengan ID itu saya gratis menonton semua pertandingan di event Asian Cup di tempat paling mahal, saya juga masih digaji untuk kerja saya selama event itu.
Getting paid for watching football.
Diluar bayaran-bayaran diatas, bayaran paling mahal adalah pengalaman bekerja di sebuah event Internasional yang hanya mampir mungkin 20-30 tahun sekali di Indonesia. Asian Cup adalah gerbang pertama dan wake-up call saya untuk menjadikan hidup ini penuh dengan petualangan dan menjalaninya dengan passion.
ID itu berharga karena satu hal lagi, ID AFC Asian Cup adalah ayah untuk ID-ID lainnya yang hadir setelah itu.
#6 from #365shots in 365days